Bau apek atau asam saat AC baru dinyalakan adalah salah satu keluhan paling umum yang kami terima, apalagi saat musim hujan di Pekanbaru ketika kelembapan tinggi bertahan berminggu-minggu.
Jamur di evaporator
Kumparan evaporator tetap dingin dan basah selama AC bekerja — lingkungan yang sempurna untuk jamur tumbuh kalau tidak dibersihkan rutin. Ini penyebab bau apek yang paling umum, dan biasanya butuh pembersihan unit indoor yang menyeluruh (bukan sekadar lap filter) untuk benar-benar teratasi.
Debu dan kotoran yang terjebak di filter
Filter yang tidak dibersihkan berbulan-bulan mengumpulkan debu, sel kulit mati, dan pada beberapa kasus bulu hewan peliharaan, yang semuanya bisa berbau apek setelah udara berulang kali melewatinya.
Saluran pembuangan tersumbat
Air yang tergenang di talang atau saluran pembuangan yang tersumbat bisa mengeluarkan bau asam seiring waktu, mirip genangan air yang diam. Kalau baunya lebih seperti "rawa" dibanding "apek", ini biasanya penyebabnya — dan biasanya disertai gejala kedua berupa tetesan air pelan.
Asap rokok atau bau masakan
Unit AC mensirkulasi ulang udara ruangan, sehingga asap dan bau masakan yang kuat bisa terserap ke filter dan komponen internal seiring waktu, lalu terlepas kembali setiap kali unit menyala.
Cara kami mengatasinya
Layanan cuci AC yang benar mencakup evaporator indoor maupun unit outdoor, membersihkan tumpukan jamur dan membuka saluran pembuangan — bukan cuma mengelap filter yang terlihat. Ini persis layanan "Cuci AC" yang biasanya dibutuhkan pelanggan dengan keluhan ini, dan umumnya menyelesaikan bau tersebut sepenuhnya dalam satu kali kunjungan.